Semangat Beribadah yang Harus Dipertahankan

Daftar/Tanya-Tanya
Pelajaran Tauhid dan Sunah Ketika Umrah
Pelajaran Umrah: Mendahulukan Akhirat di Atas Dunia
Belajar Ittiba’ Kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Selama Ibadah Umroh

Semangat beribadah di negeri ini sungguh luar biasa. Namun, yang sering terjadi adalah semangat itu melemah saat kembali ke tanah air. Maka, nasihatnya adalah usahakan semangat ini dibawa pulang ke Indonesia, ke rumah, ke kampung halaman.

Jika semangat seperti ini dapat dipertahankan, niscaya akan didapatkan kenikmatan hidup sebagaimana yang dirasakan saat ini. Perhatikan diri kita ketika berada di kota Makkah ini. Jam berapa biasanya berangkat ke masjid untuk shalat Subuh? Ada yang jam 03.00, 03.30, 03.45, bahkan jam 04.00. Wajar jika setelah shalat isya, kita ingin segera beristirahat sebentar karena akan segera bangun lagi.

Telinga terpelihara dari dosa karena tidak ada musik yang diperdengarkan. Mata pun terpelihara dari dosa karena, Subhanallah, semua orang menutup aurat, baik di masjid maupun di pusat perbelanjaan. Lisan senantiasa banyak berzikir, bertasbih, dan membaca Al-Qur’an. Kaki melangkah menuju rumah terbaik di permukaan bumi, yaitu rumah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita melaksanakan ibadah-ibadah yang luar biasa.

Namun, ada sebuah nasihat untuk diri sendiri dan kita semua, yaitu agar jangan menjadi seperti yang dikatakan oleh sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ta’ala anhu :

لَا تَكُونُوا إِمَّعَةً تَقُولُونَ إِنْ أَحْسَنَ النَّاسُ أَحْسَنَّا وَإِنْ ظَلَمُوا ظَلَمْنَا

“Janganlah kamu menjadi orang yang ikut-ikutan, yang mengatakan, ‘Jika manusia berbuat baik, kami ikut berbuat baik, dan jika mereka berbuat jahat, kami ikut berbuat jahat.” (HR. Tirmidzi).

Jangan menjadi manusia ikut-ikutan. Manusia melakukan kebaikan, kita ikut melakukannya, itu suatu hal yang baik. Namun, ingatlah, ketika kembali ke negeri asal, jangan sampai terpengaruh dengan keburukan yang sama.

Seorang muslim msemestinya mengatakan:

وَطِّنُوا أَنْفُسَكُمْ إِنْ أَحْسَنَ النَّاسُ أَنْ تُحْسِنُوا وَإِنْ أَسَاءُوا فَلَا تَظْلِمُوا

“Biasakanlah diri kalian, jika manusia berbuat baik, maka hendaklah kalian berbuat baik, dan jika mereka berbuat jahat, maka janganlah kalian berbuat zalim (jahat).”

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: